Jumat, 17 April 2015

Mengenal Lebih Dekat: Almarhum Pak Awi, Penjahit Keliling Jatinegara Indah


(diupdate 20 Juli 2021)

Di kampung-kampung, kita menemukan para penjelajah waktu yang telah menghidupi profesi masa lalu dan tetap bertahan sampai kini: tukang patri, tukang sol sepatu, juga tukang jahit semacam itu.


Pak Sabrawi asal Pemalang, Jawa Tengah, mungkin sudah menjadi bagian dari warga perumahan Jatinegara Indah selama delapan tahun terakhir. 

Sejak 2007, dia menyusuri jalan-jalan perumahan. "Dulu masih banyak lahan yang kosong. Sekarang ini sudah pada terisi rumah berderet-deret," kata pria berkacamata ini. 

Memperbaiki baju yg sobek, mengganti ritsluiting, memotong jean, dlsb, adalah pekerjaan sehari-hari yang dilakukannya. 

"Ada saja tiap hari baju yang harus diperbaiki," tambahnya. 

Dengan ongkos rata-rata sebesar Rp10,000 hingga Rp15,000, pak Awi, demikian, dia biasa dipanggil, membawa pulang Rp 200,000 sampai Rp250,000 sehari-hari.

Pada masa awal pandemi, beberapa warga memesan masker untuk meringankan beban pak Awi manakala orderan sepi. 

Pada 8 Juli 2021, di Group WA warga beredar pesan bahwa Pak Awi telah berpulang ke rahmatullah karena COVID-19. Semoga khusnul khotimah. 
 


0 komentar:

Posting Komentar